Casemiro Turut Sumbang Skor dalam Drama 4-4 (2025)

Casemiro Turut Sumbang Skor

Casemiro Turut Sumbang Skor dalam Drama 4-4 Manchester United vs AFC Bournemouth

Casemiro kembali menunjukkan perannya sebagai gelandang komplit dengan ikut menyumbang gol saat Manchester United bermain imbang 4-4 melawan AFC Bournemouth di Old Trafford pada laga Premier League 2025/26, Senin (15 Desember 2025) malam waktu setempat. Laga penuh delapan gol ini banyak dibahas pada Selasa (16 Desember 2025) karena United tiga kali unggul tetapi tetap gagal mengamankan tiga poin penting di kandang.

Gol Casemiro lahir di masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+4. Berawal dari situasi sepak pojok, umpan Bruno Fernandes disambut tandukan Casemiro di muka gawang. Sundulan tersebut sebenarnya bisa diantisipasi kiper, namun bola tetap meluncur masuk dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk United jelang turun minum, setelah sebelumnya Amad Diallo membuka keunggulan dan Antoine Semenyo sempat menyamakan kedudukan.

Keadaan Masih Terus Tidak Terkontrol

Sayangnya, kontribusi gol Casemiro tidak cukup untuk membawa United menang. Di awal babak kedua, Bournemouth berbalik menekan dan menyamakan kedudukan melalui Evanilson sebelum Marcus Tavernier membawa tim tamu unggul 2-3. United sempat membalik momentum lewat tendangan bebas indah Fernandes dan gol Matheus Cunha menjadi 4-3, namun Eli Junior Kroupi memaksa skor akhir 4-4 melalui gol telat menit ke-84 dalam salah satu laga paling kacau musim ini.

Media BCAQQ menyebut Casemiro sendiri ditarik keluar pada menit ke-61 setelah sempat menerima kartu kuning, dengan Ruben Amorim memasukkan Kobbie Mainoo untuk menyegarkan lini tengah. Media Inggris menyoroti bahwa, meski menyumbang gol dan tampil agresif, Casemiro tetap belum mampu menutup lubang struktur pertahanan United yang kembali kebobolan empat gol di kandang.

Hasil imbang ini membuat Manchester United tertahan di papan tengah dengan 26 poin dari 16 laga, sementara Bournemouth pulang dari Old Trafford dengan satu poin berharga dan catatan tak terkalahkan dalam lima pertemuan beruntun kontra United. Bagi Casemiro, gol ke gawang Bournemouth menjadi pengingat bahwa ia masih punya kontribusi besar di momen penting, meski timnya masih harus membenahi konsistensi di semua lini.

Manchester United Targetkan Nick Pope dari Newcastle (2025)

Manchester United Targetkan Nick Pope dari Newcastle: Solusi Persaingan di Posisi Kiper

Manchester United tengah mengincar Nick Pope (33) dari Newcastle United sebagai kandidat pengganti atau pesaing baru bagi Andre Onana, yang belakangan sering mendapat kritik atas inkonsistensi performa.

Mengapa MU Tertarik?

  • Performa Onana dipandang belum stabil, sedangkan alternatif cadangan seperti Altay Bayindir tak memberi kepastian. Ruben Amorim disebut membutuhkan sosok berpengalaman dan dapat diandalkan di bawah mistar.

  • Nick Pope dinilai bermain sesuai profil yang dicari: shot‑stopper Premier League, fisik kuat, dan punya pengalaman internasional dengan lebih dari 220 penampilan untuk Newcastle dan Burnley, serta beberapa caps untuk Timnas Inggris.

Potensi Transfer Lawan Lambungan (Domino)

  • Newcastle sedang menyepakati kedatangan Aaron Ramsdale dari Southampton. Bila Ramsdale benar bergabung, posisi Pope sebagai kiper utama Newcastle akan tergeser, membuka peluang bagi MU untuk merekrutnya karena kontraknya hanya tersisa satu tahun lagi.

Aspek Finansial

  • Karena kontraknya hampir habis dan Newcastle tengah gencar belanja Ramsdale, Newcastle disebut bersedia melepas Pope di kisaran nilai yang relatif terjangkau (diperkirakan sekitar €8–15 juta)—harga yang masuk akal bagi MU di bawah strategi efisiensi biaya INEOS.

Keunggulan Pope dibanding Onana

  • Nick Pope dikenal sebagai kiper tangguh dengan kemampuan sweeper dan shot-stopping superior. Meskipun distribusi bola bukan kekuatannya, komunikasi dan kepemimpinannya di lini belakang dianggap mampu memperkuat stabilitas pertahanan MU.

  • Ia sudah meraih beberapa clean sheet dan penghargaan save terbaik di Premier League beberapa musim lalu, serta dipercaya sebagai starter Newcastle hingga kini.

Kesimpulan

Nick Pope kini menjadi target utama Manchester United dalam upaya memperkuat posisi penjaga gawang menjelang musim 2025–26. Kesepakatan antara Newcastle dan Ramsdale kemungkinan membuka jalan, sementara profil dan pengalaman Pope membuatnya cocok sebagai solusi sementara maupun jangka panjang untuk menyokong atau menggantikan Onana.

Ambisi Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Untouchable

Teqtashop.com – Ambisi Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Untouchable. Superstar sepak bola Cristiano Ronaldo terus menunjukkan keinginan untuk menciptakan rekor alias yang tidak dapat dilanggar.

Menurut Raphael Varane, mantan rekan setim Ronaldo di Real Madrid dan Manchester United, semangat positif Ronaldo didorong oleh kegilaan.

Meskipun sudah berusia empat puluh tahun dan menerima banyak penghargaan di klub dan tim nasional, Ronaldo tidak menunjukkan tanda-tanda untuk berhenti.

Ronaldo masih bermain dengan baik untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi, dan dia telah mengumpulkan 217 caps untuk timnas Portugal.

Sebelum mempertimbangkan pensiun, dia bahkan menyatakan bahwa dia ingin mencetak 1.000 gol dalam kariernya.

Keyakinan Varane untuk Ronaldo

Karena Ronaldo masih memiliki banyak hal yang ingin dicapai, Varane yakin bahwa Ronaldo tidak akan berhenti sampai tubuhnya benar-benar tidak mampu lagi.

Varane, yang pernah bekerja sama dengan Ronaldo di dua klub besar di Eropa, mengatakan bahwa dorongan utama Ronaldo adalah keinginan untuk menjadi sosok yang luar biasa, bukan uang.

Varane menyatakan bahwa dia ingin menjadi tidak dapat dihapus dalam hal rekor dan meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam sepak bola selama ribuan tahun jika mungkin.

Ambisi Ronaldo yang Tak Pernah Padam

Di usia 40 tahun, Cristiano Ronaldo masih menjadi pemain penting bagi Al Nassr dan tim nasional Portugal.

Ronaldo telah menorehkan sejarah Portugal dengan 217 caps. Tetapi tujuannya tidak pernah hilang. Sebelum pensiun, ia bahkan menargetkan 1.000 gol dalam karier.

Menurut Varane, yang pernah bermain bersama Ronaldo di Real Madrid dan Manchester United, Ronaldo memiliki motivasi yang luar biasa.

Sulit untuk menentukan motivasi utamanya di usia 40 tahun karena dia telah memenangkan segalanya sejak lama. Varane mengatakan kepada L’Equipe bahwa keinginan untuk menjadi luar biasa lebih penting daripada uang.

Warisan yang Ingin Ditinggalkan Ronaldo

Selain ingin menjadi yang terbaik di masanya, Ronaldo juga ingin meninggalkan warisan sepak bola yang abadi.

Ronaldo terkenal karena kemampuan untuk melampaui batas.

Varane menambahkan, “Dia tidak pernah menyebut batas usia. Baginya, segalanya mungkin.”

Jadi, ketika dia mencapai satu batas, dia ingin melampauinya. Saya pikir dia hanya akan berhenti ketika dia benar-benar tidak bisa lagi.